Pendaftaran Siswa Baru T.A. 2026/2027 👉🏽
Sejarah berdirinya SMA Santu Petrus bermula dari kedatangan enam pastor muda Congregatio Discipulorum Domini (CDD) atau Kongregasi Murid-Murid Tuhan di Pontianak tahun 1949. Mereka berenam datang atas undangan Vikaris Apostdik Mgr Tarcisius Van Valenbeng OFM Cap untuk membantu layanan pastoral bagi masyarakat Tionghoa di Pontianak.
Setelah beberapa bulan berada dan berkarya di tengah-tengah masyarakat Pontianak. Hati mereka risau menyaksikan kaum muda Pontianak yang membutuhkan uluran tangan-tangan kasih dari pendidik. Batin mereka terpanggil membantu dan menyelamatkan jiwa-jiwa muda yang rawan bahaya latens. Mereka lalu berpikir bagaimana caranya mengikuti dan membantu kaum muda itu agar proses pertumbuhannya menjadi pribadi-pribadi yang utuh, beriman, setia, berwawasan dan trampil dalam hidup.
Melihat layanan pastoral umum parokial belum mencukupi untuk mengatasi masalah ini secara utuh, pikiran mereka fokus pada layanan pastoral kategorial sekolah. Mereka yakin layanan sekolah sanggup membekali seseorang dengan setumpuk kecakapan hidup yang memadai dan utuh. Opsi ini membawa persoalan baru, mereka tidak punya dana untuk membangun sekolah. Itulah cita-cita mulia enam pastor muda CDD. Tetapi cita-cita itu menjadi sebuah program nyata. Masyarakat tergerak hatinya dan rela menyisihkan sebagian dari kekayaan untuk disumbangkan demi pembangunan dan operasional sekolah.
Pada 1950, berdiri dan beroperasi sebuah SMP berbahasa Mandarin dengan nama Pontianak Middle School atau Kun Tian Chung Sie, yang disingkat menjadi Kunzhong. Kunzhong perdana ini berdiri di Jalan Cempaka (kini Jalan Juanda), diasuh Pastor Ma CDD dibantu oleh Panitia Pendidikan Kunzhong yang diketuai Ng Ngiap Liang. Kini Kunzhong mewakili PG-TKK Karya Yosef-Santa Maria, SD Karya Yosef, SMP Santu Petrus, SMA Santu Petrus, SMK Santa Maria, dan Rumah Retret Costantini Sui Ambawang.
Pada 1964, Yayasan Pendidikan Kalimantan resmi berdiri yang diketuai oleh dr. Bong Muk Siong. SMP/SMA Kalimantan diubah menjadi SMP/SMA Santu Petrus pada tahun 1966. Tahun 1994, Pastor Lodewyik CDD memegang estafet pertama karya pastoral generasi muda CDD bagi Kunzhong. Kepemimpinan Pastor Lodewyik gencar melaksanakan pembenahan dan pengembangan Kunzhong, di antaranya pendirian SMK Santa Maria, pembangunan Rumah Retret Costantini, rejuvenasi gedung PG-TKK-SD Karya Yosef-Santa Maria di Jalan Juanda, pembangunan Gedung Sentra Sumber Belajar, hall Basket indoor, serta rejuvenasi Gedung Costantini di Jalan KS Tubun.